Hati Itu Harus Bisa Dikendalikan

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ

“Jembarno atimu Sak jembar-jembar e, supoyo masalah sing mlebu nang atimu dadi cilik lan gampang amargo kalah karo jembar e atimu”
Arti kata diatas adalah
“Lapangkan hatimu seluas-luasnya, agar masalah yang datang ke hatimu menjadi kecil dan mudah karena kalah dengan luasnya hatimu”




Kalau di ibaratkan hati itu ada sebuah remote control yang sebenarnya bisa kita atur dan mainkan. Sama seperti ungkapan diatas hati bisa kita bikin luas seluas samudra atau bahkan seluar alam sementa dan juga bisa kebalikannya hati kita menjadi sempit sesempit tempurung kelapa dan kita menjadi katak didalamnya. Luas dan sempitnya hati inilah yang nantinya akan membantu kita untuk memecahkan masalah yang ada. Jika hati kita luas maka ketika ada sebuah kasus yang datang kita menjadi tenang dan sabar dalam menyelesaikannya. Kita tidak akan tergesa-gesa, kita juga tidak akan mudah menyalahkan, kita tidak akan tidak mudah berpikir negative, karena semua masalah yang muncul sudah diterima di dalam hati yang luas.
Contoh misalnya kita ketemu dengan masalah keluarga, kita sebagai suami baru pulang dari kerja, sampai dirumah belum makanan karena istri harus bantu tetangga yang sedang terkena musibah. Ketika sang suami berlapang dada maka masalah itu bukanlah masalah yang berarti ya mungkin bisa beli di warung, kalo ngga ya minta dimasakin nasi goreng, goreng telur, sambel, dan lain-lain. Sesederhana itu kah..? iyaaaa memang sesederhana itu saja. Hal itu menjadi sederhana karena sang suami yang mau menerima keadaan seperti itu, dan merasa bahwa itu bukan masalah yang harus dibesar2kan..dan dia berhasil melapangkan hatinya
Berbeda kasus dengan seseorang yang tidak bisa melapangkan dada. Dia berhati sempit, ketika pulang dari kantor, tiba-tiba melihat meja makan tidak ada lauk sama-sekali dia akan mudah sekali marah dan menjadikan masalah itu menjadi masalah besar. Karena dia tidak mau melapangkan hatinya, secara otomatis hati nya tidak akan bisa menerima malasah itu tadi., kalo istilah di bongkar-muat barang itu sudah overload. Padahal itu masalah kecil.., kecil sekali. Hanya karena hatinya kalah dan tidak mampu menampung masalah yang sebenernya kecil

Bagi teman-teman semua., mari bersama-sama kita belajar untuk bisa mengendalikan hati. Hati harus bisa di stel besar dan terkadang juga di stel kecil, pikiran juga harus bisa di naikkan dan di turunkan agar kita lebih tenang dalam menjalani hidup ini.

Setting Awal Switch HP1910-8G by Console

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ

Pada artikel kali ini saya akan membahas sedikit pengalaman tentang setting switch manage HP1910-8G. ada beberapa tool yang harus disiapkan

1. driver serial to USB windows download
2. aplikasi putty untuk melakukan console download

Berikut langkah-langkahnya:


1. Koneksikan kabel serial pada port console seperti gambar dibawah dan check nilai speed console (384000)
















2. Buka putty, pilih serial kemudian sesuaikan speed sesuai dengan yang tertulis pada switch


















3. Pilih COM sesuai dengan konfigurasi di windows

4. Bila berhasil masuk, akan muncul login dan masukkan user : admin dan password di kosongkan lalu enter. Lalu masukkan IP address dengan command
<HP>ipsetup ip-address 10.4.6.30 255.255.255.192
<HP>reboot


















5. Setting PC dengan network yang sama lalu open browser dan masukkan IP-nya


















Cukup sekian, semoga bermanfaat ya…


3 - Mencermati Nasib

 

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ

Banyak orang yang memiliki cita-cita, harapan, keinginan di masa depan. Ada yang ingin menjadi dokter, insinyur, pilot, polisi, atau bahkan ada yang ingin menyendiri (menjauhkan diri dari urusan dunia). Tidak bekerja dan bahkan diam saja untuk akherat saja. Itu bisa menjadi sebgaian atau setengah dari nafsu.
Ada tanda-tanda bahwa kita sebenarnya sudah di beri pekerjaan oleh Allah adalah kita sudah menjalani pekerjaan itu. Karena pekerjaan itu sudah menjadi yang terbaik untuk kita. Yang membuat kita merasa belum punya pekerjaan adalah rasa kurang bersyukur yang muncul dari hati kita.
Jika di hati kita selalu muncul bisikan “ga kerja juga pasti makan, Allah sudah menjamin rejeki”. Hal itu akan membuat kita mudah tergoda nafsu. Karena tidak bekerja (tidak menghasilkan rejeki Allah) dan akhirnya ber maksiat.
Ketika kita sudah memiliki perkerjaan tetapi kita malah ingin diam itu adalah syahwat yang samar karena hal itu merupaka ketidakpatuhan kita terhadap perintah Allah yaitu ketika sudah ada pekerjaan kita masih menginginkan pekerjaan lain
Ada 2 tanda bahwa pekerjaan kita itu adalah sukses
1.       Pekerjaan yang membuat hati tenang/tentram
2.       Karena sudah bekerja maka tidak akan mengharap pemberian orang lain/bermaksiat
Ketika kita sudah memiliki pekerjaan jangan mengharap istirahat (keluar dari pekerjaan itu) karena hal itu menandakan bahka kita menganggap pekerjaan itu tidak ada hasilnya, hal itu menunjukkan bahwa nilai ibadah kepada Allah juga berkurang.

Setengah dari syahwat yang lain yaitu, ketika kita sudah memiliki pekerjaan tetapi kita ingin diam saja atau hanya melakukan amalan-amalan (membaca al-quran, puasa, wiridan) karena ingin dilihat orang melakukan sholat dhuha mereka menjadikan bersihnya hati menjadi ukuran, itu adalah syahwat yang samar.

** Kutiban pengajian KH. Yazid Bustomi

Server

More »

Catatan

More »