Mulailah Segala Aktivitas Kita dengan Mengucapkan Basmalah


Basmalah telah kita kenal sebagai kalimat yang selalu diajarkan sejak kita belajar bahasa. Semua umat Islam hampir selalu mengucapkan basmalah disetiap aktivitasnya entah mereka mengetahui artinya atau tidak. Ketika hendak berkendara kita mengucapkannya, hendak belajar, memasak, bekerja. Tetapi tidak jarang diantara kita yang tidak memahami bagaimana sebenarnya kalimat basmalah tersebut terbentuk dan apa sebenarnya maksud dan tujuan. Secara harfiah basmalah memiliki arti "Dengan menyebut nama Allah Yang Mahapengasih dan Mahapenyayang."

Mulailah segala aktivitas kita dengan mengucapkan basmalah, yakni Bi Ism Allah Al-Rahman Al Rahim. Dengan mengucapkan ucapan ini. Kita bukan sekedar mengharapkan “berkah”, tetapi juga menghayati maknanya, sehingga dapat melahirkan sikap dan karya yang positif.

Kata bi yang diterjemahkan “dengan”, oleh para ulama dikaitkan dengan kata “memulai”, sehingga pengucap basmalah pada hakikatnya berkata: “Dengan (atau demi) Allah saya memulai (pekerjaan ini).” Apabila anda menjadikan pekerjaan anda “atas nama” dan “demi” Allah, maka pekerjaan tersebut pasti tidak akan mengakibatkan kerugian pihak lain. Karena ketika itu Anda telah membentengi diri dari pekerjaan Anda dari godaan nafsu serta ambisi pribadi.

Kata bi juga dikaitkan dengan “kekuasaan dan pertolongan”, sehingga si pengucap menyadari bahwa pekerjaan yang dilakukannya terlaksana atas kodrat (kekuasaan) Allah. Ia memohon bantuan-Nya agar pekerjaannya dapat terselesaikan dengan baik dan sempurna. Dengan permohonan itu, di dalam jiwa si pengucap tertanam rasa kelemahan di hadapan Allah SWT. Namun, pada saat yang sama, tertanam pula kekuatan, rasa percaya diri, dan optimism karena ia merasa memperoleh bantuan dan kekuatan dari Allah – sumber segala kekuatan. Apabila suatu pekerjaan dilakukan atas bantuan Allah maka pasti ia sempurna, indah, baik dan benar karena sifat-sifat Allah “berbekas” pada pekerjaan tersebut.

Allah, yang dimohonkan bantuanNya itu, memiliki sifat-sifat yang Mahasempurna. Ada dua sifat kesempurnaan yang ditekankan, yaitu Al Rahman dan Al Rahim. Al rahman adalah curahan rahmatNya secara actual yang di berikan di dunia ini kepada alam raya, termasuk manusia (mukmin maupun kafir). Sedangkan Al Rahim adalah curahan rahmatNya kepada mereka yang beriman yang akan diberikan kelak di akhirat.

Kedua sifat tersebut – yang ditanamkan dan yang diusahakan untuk memenuhi jiwa setiap pengucap basmalah agar seluruh sikap dan perbuatannya di warnai oleh curahan rahmat dan kasih saying, bukan hanya ditanamkan pada sesamama mukmin atau sesame manusia, tetapi juga pada binatang, tumbuh-tumbuhan, bahkan juga pada makhluk-makhluk tak bernyawa sekalipun.

Ucapkanlah basmallah pada saat Anda mulai menulis, niscaya tulisan dan apa yang Anda tulis akan menjadi indah dan benar. Kasih sayang akan tercurah pada pena dan kertas, sehingga anda tidak menyia-nyiakannya. Ucapkanlah basmalah pada saat anda memakai pakaian, nerjalan, menyembelih binatang, bekerja, berbaring, dan sebagainya, agar kasih sayang tercurah kepada anda, dan anda pun mampu mencurahkannya kepada yang lain.


Salah dan keliru – jika enggan berkata berdosa – orang yang beranggapan bahwa “empat tambah empat sama dengan delapan baik dengan basmalah atau tidak”. Salah dan keliru anggapan ini, karena dengan basmalah,  paling tidak jumlah tersebut di ucapkan dengan basmalah, paling tidak jumlah tersebut diucapkan dan dipaparkan dengan indah dan baik. Sementara bila tanpa basmalah, tidak mustahil jumlahnya dalam catatan delapan tetapi dalam kenyataan hanya tujuh, yang satu tercecer mungkin ke saku yang enggan mengucapkannya, Maha Benar dan Maha Indah

Kutipan Buku: Lentera Hati
Karya: M Quraish Shihab
Mulailah Segala Aktivitas Kita dengan Mengucapkan Basmalah Mulailah Segala Aktivitas Kita dengan Mengucapkan Basmalah Reviewed by irwan budianto on 21:14 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.