Makna Kata Kopi


Setelah kemarin kita membahas tentang kupat (ketupat) dan lebaran menurut ilmu anabel (analisa gembel). Sekarang mari kita mencoba untuk menganalisa mengapa minuman kopi begitu memikat banyak orang, termasuk diri saya sendiri tentunya. Karena begitu memikatnya dia begitu bisa membuat istri saya cemburu. Bagaimana tidak cemburu, setiap hari aku bertemu dengan kopi, tapi tidak setiap hari aku bertemu dengan istriku. Setiap hari aku mengecup kopi dan melumatnya dengan bibirku. Setiap hari kopi selalu bisa menghangatkan tubuhku sehingga mampu memberiku kenikmatan yang tiada tara. Mungkin alasan inilah yang membuat istriku begitu malas ketika aku minta kopi dirumah. Maafkan aku wahai istriku, aku telah menghadirkannya diantara aku dan kau.

Minuman kopi sudah ada sejak entah kapan ditemukannya biji kopi. Ada berbagai cara pengolahan kopi baik secara manual ataupun menggunkan mesin. Bahkan ada proses pengolahan yang melibatkan fauna yang bernama luwak. Ada yang di blender ada yang di tumbuk dan bahkan ada yang ditarik. Tetapi kali ini kita tidak akan membahas bagaimana kopi di olah. Akan terlalu teoritis sekali dan akan butuh banyak waktu untuk melakukan penelitian terhadap cara pengolahan kopi. Kali ini kita akan menganalisa mengapa kopi begitu memikat banyak orang di dunia? Padahal begitu banyak gosip yang mengatakan bahwa kopi tidak baik untuk kesehatan. Dan sekali lagi kita tidak akan membahas itu gossip atau fakta tetapi kita akan mencoba untuk mengulas secara dalam tentang Filosofi kopi yang dapat membuat banyak orang terpikat dari sisi struktur penyusun kata-kata (dalam bahasa Jawa)

1. NGOPI
*NGOPI* iku Tegese *(Ngolah Pikiran).
Mulo Kopi iku Rasane *Pait.*
Nanging Sak Pait-Paite Kopi.. isih iso Digawe Legi.
Artinya:
*[NGOPI itu mengolah pikiran. Karena itulah kopi rasanya pahit. Namun sepahit-pahitnya kopi masih bisa dibuat manis].*
Banyak masyarakat yang memang butuh kopi ketika mencari inspirasi. Katanya nya sih kopi bisa membawa ketenangan sehingga inspirasi mudah datang. Tapi bisa juga NGOPI berarti (Ngobati Pikir)

2. LEGI
*LEGI* ( Legowo ning ati )/Berlapang Dada Hatinya.
Carane Kudu Ditambahi Gulo (caranya harus ditambahi gula).

3. GULO
*GULO* (Gulangane Roso)/ Mengelola Perasaan Baik,
Sing Asale Soko TEBU (yang asalnya dari TEBU).

4. TEBU
*TEBU* (Anteb Ning Kalbu)/ Mantab Hatinya,
Banjur Diwadahi Cangkir (kemudian dituangkan ke cangkir).

5. CANGKIR
*CANGKIR* (Nyancangne PiKIR). Menguatkan Pikiran, 
Trus Di Siram Wedang (terus disiram air panas).

6. WEDANG
*WEDANG* (Wejangan Sing Marahi Padang) / Nasehat Yg Menentramkan Hati, 
Ojo lali di Udeg (jangan lupa diaduk).

7. UDHEG
*UDHEG* (Usahane Ojo Nganti Mandeg )/Usaha Jangan Sampai Berhenti,
Anggone Ngudheg Nganggo Sendok (kalau mengaduk pakai sendok).

8. SENDOK
*SENDOK"* (Sendhekno Marang Sing Nduwe Kautaman)/ Pasrahkan Pada Yang Maha Kuasa,
Dienteni Ben Rodo Adem, (ditunggu biar agak dingin)

9. ADEM
*ADEM* ( Ati digowo Lerem ) / Hati Jadi Tenang,
Bar Kui Diombe Seruput (setelah itu diseruput/diminum pelan2).

10. SERUPUT
*SERUPUT* ( Sedoyo Rubedo Bakal Luput) / Semua Godaan akan Terhindar.

Demikian filosofi kopi versi anabel (analisa gembel) semoga dengan keterangan diatas istri saya lebih bisa memahami mengapa saya begitu mencintaiNya.

Makna Kata Kopi Makna Kata Kopi Reviewed by irwan budianto on 17:22 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.